Description
Pasien yang menjalani perawatan intensif dapat dipersepsikan oleh keluarga pendamping sebagai kondisi ketidakberdayaan dan mengancam kehidupan sehingga memberikan respons psikoligis cemas bagi keluarga. Relaksasi otot progresif dan latihan autogenik menjadi terapi komplementer pada penelitian-penelitian terdahulu dapat digunakan untuk membantu mengurangi kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi relaksasi otot progresif dan latihan autogenik terhadap kecemasan keluarga, dengan desain kuasi eksperimen, prates dan pascates dengan kelompok kontrol. Instrumen untuk mengukur kecemasan keluarga menggunakan kuesioner STAI (State Trait Anxiety Inventory). Total sampel berjumlah 60 reponden yang ditentukan berdasarkan teknik nonprobability sampling dengan metode consecutive sampling. Terdapat 30 responden pada masing-masing kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi relaksasi otot progresif dan latihan autogenik berpengaruh terhadap penurunan kecemasan keluarga, dan secara statistik perbedaan rerata kecemasan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol adalah 14,5 dengan nilai P 0,000. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menentukan standar baku terapi komplementer kombinasi relaksasi otot progresif dan latihan autogenik.